RUMPUT ODOT POTENSI PAKAN TERNAK DESA SUMBER JAYA

Rumput Gajah Odot Potensi Pertanian Desa Sumber Jaya

Rumput Odot merupakan potensi pakan ternak yang ada di desa Sumber Jaya. Rumput Odot ini biasanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi atau kambing karena selain bertani, masyarakat desa Sumber jaya juga memiliki ternak sapi dan kambing.

Rumput odot (rumput gajah odot) merupakan jenis rumput yang tergolong baru di Indonesia. Rumput odot sangat baik digunakan sebagai pakan ternak ruminansia. Berdasarkan beberapa sumber rumput odot berasal dari Amerika yang memiliki nama latinPennisetum purpureum cv. Mott yang masih satu jenis dengan rumput gajah namun tumbuh pendek dengan batang yang lunak dan tidak berbulu.

Ciri-Ciri Rumput Gajah Odot:

  • Pertumbuhan cepat
  • Tumbuh berumpun dan bertunas atau rhizoma
  • Perakaran kuat dan dalam
  • Daun dan batang halus tidak berbulu
  • Batang lunak mudah dimakan ternak

Kandungan Nutrisi Rumput Gajah Odot:

  • Protein kasar 14 %
  • Protein kasar daun 14.35%
  • Protein kasar batang 8.1 %
  • Kadar lemak kasar  daun 2.72%
  • Kadar lemak kasar batang 0.91
  • Digestibility daun 72.68%
  • Digestibility batang 62.56%

Cara Menanam Rumput Gajah Odot :

1. Penanaman dengan stek batang
Bibit odot dari ruas/batang dipotong sepanjang 15-20 cm lalu benamkan ke lahan bisa dengan posisi tegak lurus ataupun miring. Sebelum dilakukan penanaman sebaiknya lahan diberikan pupuk dasar yaitu pupuk kandang baik dari kotoran sapi, kambing, ataupun ayam sekitar 7 hari sebelum penanaman. Sebaiknya lokasi lahan cukup untuk mendapatkan sinar matahari.

2. Pola Tanam
Monokultur artinya pada lahan hanya ditanami rumput gajah odot saja.
Tanaman Sela, karena tanaman ini ukurannya lebih pendek rumput ini bisa ditanam sebagai tanaman sela dikombinasikan dengan hijauan pakan yang lain, dipematang sawah atau disela sela tanaman perkebunan dengan memperhatikan intensitas matahari.
Rumput ini juga bisa digunakan untuk menahan erosi lahan dengan penanaman pada tanah.

3. Cara Penanaman
Bersihkan lahan yang akan ditanami rumput dari tanaman gulma dan semak belukar.
Buat gundukan tanah lebar 60-80 cm dengan tinggi 20 cm.
Tanam bbit rumput berupa stek dengan 2 ruas ditanam didalam tanah di tengah gundukan dan satu ruas diluar.
Jarak tanaman dalam barisan 50-75 cm, jarak tanam antar barisan 75-150 cm.

4. Pemupukan
Untuk pupuk dasar, berikan dan campur dengan pupuk kandang dengan jumlah 3 ton/ha.
Jika ingin mempercepat pertumbuhan dapat dilakukan pemupukan pada umur 15 hari setelah tanam dengan pupuk urea atau dengan pupuk NPK sebanyak 60 kg / Ha.
Pupuk cair (urine ternak) sapi/kambing/kelinci fermentasi juga dapat digunakan sebagai bahan pupuk cair untuk pemupukan dengan aplikasi disemprot ke tanaman tanah .

5. Pemanenan
Pertama kali penanaman rumput odot bisa dipanen pada umur sekitar 60 hari.
Ciri rumput yang sudah dapat dipanen adalah adanya ruas batang yang sudah berukuran 15 cm.
Umur panen pada musim penghujan 35-45 hari, pada musim kemarau 40-50 hari.
Potong pendek sejajar dengan tanah.
Untuk pemanenan pertama kali sebaiknya dipanen lebih dari 60 hari atau ditunggu batangnya sampai dengan 30– 40 cm.

 

Sumber: http://sapi.co.id/rumput-odot/

About Sumber Jaya 54 Articles
Desa Sumberjaya Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung

Jadi yang Pertama Berkomentar